Menimpakan Penyakit ‘Ain Dengan Tanpa Sengaja
Apakah benar bahwa seseorang menimpakan ‘ain dengan tanpa sengaja, dan
bagaimana mengatasinya?
Jawaban:
'Ain itu
nyata, sebagaimana yang disinyalir dalam hadits. Sebab, ‘ain mengagumi
sesuatu yang dilihatnya, baik manusia, hewan, maupun harta benda. Lalu jiwanya
yang jahat dan dengki membayangkan berbagai hal tersebut tertimpa kemudaratan,
lantas terlontarlah darinya butir-butir racun yang mempengaruhi apa dan siapa
yang dipandangnya, dengan seizin Allah yang bersifat kauni, bukan
syar'i.
'Ain bisa menimpa seseorang dengan tanpa disengaja. Ia bisa menimpa anaknya, isterinya, kendaraannya dan sejenisnya.
Cara menyembuhkannya ialah meminta orang yang menimpakan 'ain berdoa dengan mengucapkan, "Maa syaa allahu laa quwwata illaa billaah." Demikian pula ia mencuci sebagian anggota badannya dan mengguyurkannya kepada orang yang terkena ‘ain tersebut.
'Ain bisa menimpa seseorang dengan tanpa disengaja. Ia bisa menimpa anaknya, isterinya, kendaraannya dan sejenisnya.
Cara menyembuhkannya ialah meminta orang yang menimpakan 'ain berdoa dengan mengucapkan, "Maa syaa allahu laa quwwata illaa billaah." Demikian pula ia mencuci sebagian anggota badannya dan mengguyurkannya kepada orang yang terkena ‘ain tersebut.
Rujukan:
Fatwa Syaikh Abdullah bin Jibrin yang ditandatanganinya.
Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Terkini Jilid 3, penerbit Darul Haq.

Post a Comment